
Dear Violet
Sepi telah menjerat hari-hariku. Hanya rintik hujan dan ranting patah yang sesekali meramaikannya. Jarum jam yang terus berdetak memunculkan rahasia demi rahasia apa arti kehadiranmu dalam kehidupanku. Dan sebelum semuanya terungkap, kau terburu-buru menghilang tanpa bisa kuhentikan.
Sebenarnya aku bisa saja dengan mudah menemukan jejakmu. Namun, kau sendiri yang memintaku untuk tak mencarimu. Hanya kenangan dari beberapa fragmen yang kau tinggalkan di stasiun Tugu. Di tengah ramainya kereta yang terus menderu. Kita berdiskusi tentang banyak hal. Semuanya begitu membekas meski beberapa diantaranya memperjelas jarak, siapa aku dan siapa kau sebenarnya. Pada akhirnya aku mengerti semua yang diawali dengan rekayasa akan berakhir dengan tidak sempurna.
Aku tahu kau berkemas dengan tergesa. Menanggalkan semua keinginanmu untuk menuruti keinginan mereka. Kau telah memilih untuk tak memberontak. Menjalani semuanya untuk membahagiakan mereka yang sejak kecil merawat dan membesarkanmu. Mungkin hanya aku yang paling paham semua alasan yang mendasari keputusanmu. Anehnya kau masih saja tersenyum meski kutahu batinmu merintih.
Sekarang aku tak tahu bagaimana kehidupan yang kau jalani. Ku harap lembar baru yang kau buka, dipenuhi dengan tinta cerita penuh warna. Seperti halnya dirimu, akupun harus membuka lembar baru dalam hidupku. Hm..stasiun Tugu..akan menjadi pemenuhan janji terakhirku kepadamu. Itupun jika jarum jam kembali mempertemukan kita disana. Jika pun tidak biarlah aku menemuimu di surga.
sumber gambar : http://www.wallpaperpimper.com/


sabar bud…… sebenarnya tulisan kamu sedih pa lucu ya bud… kok hbs membacanya ingin tertawa ya hehehehe.. O__o”
hanif : Hm…kamu mah ga bisa memahami tulisanku Del!
#hmm “gambare kie loh mencitrakan gono poyo sama yg diceritakan” ;p
wah, lagi kangen violet yaa
?
aku tahu aku tahu aku tahu aku tahu… cieeee….
Wah..kata-katanya daleeeem banget, saking dalemnya aku jadi gak ngerti maksudnya hehe..Tapi aku suka puisinya,.kamu pinter ya bikin puisi panjang2 gini, aku sih satu-dua bait aja susahnya minta ampuuun deh..