Ketika dingin pagi Jogja belum sirna. Ketika aku sedang bingung akankah aku menghadiri undangan Rapat Kerja di sebuah lembaga, juga ketika proposal takjilan ramadhan belum juga ku buat, sms itu datang mengejutkanku. “Bro? ente di rumah ga? Hari ini aku lamaran..mohon doanya y..”. Heh??? …Wouw! Dahsyat! Keren!, itu ekspresi keterjutan dan kegembiraanku menyambut kabar gembira dari sahabatku. Kabut tipis itu sepertinya telah terhapus dengan sinar harapan yang muncul perlahan di cakrawala. Usai sudah cerita tentang penantiannya. Usai sudah cerita tentang pencariannya. Takdir telah berpihak kepadanya hingga gelisahnya kini surut. Muncul episode baru yang sepertinya akan lebih menyegarkan hari ditemani sang pujaan hati.
Pujaan hati itu pada mulanya adalah orang asing. Dan sahabatku kini sedang menjadikan orang asing itu menjadi bagian dari keluarga besarnya. Menjadikan sebagai istrinya. Hadir dengan cara yang sopan, lalu menjadikannya bagian dari keluarganya dengan cara yang terhormat dan sah. Bukan menghadirkannya dengan cara yang kurang terhormat seperti –maaf-MBA (Merry By Accident) yang kini seakan menjadi hal yang biasa. Maka esok ketika pujaan hati telah sah menjadi istri, sahabatku pun harus memuliakannya, ia harus menghargainya. Karena apa? Karena sebuah keputusan yang tak mudah mengikuti dengan suka rela menjadi istri dari orang asing yang harus menerima segala keterbatasan dan kekurangannya.
Ibnu Abbas mengatakan, “Bila istriku memiliki sepuluh kesalahan, maka cukuplah lima yang aku anggap kesalahan. Selebihnya aku maafkan. Sebab bila sepuluhnya aku permasalahkan semua, maka aku tidak memiliki keutamaan sebagai laki-laki sebagaimana dijelaskan Al Qur’an. Rasululloh sendiri menjelaskan, bahwa bila ada hal yang tidak kita sukai dari keluarga kita atau saudara kita, kita pasti akan menemukan hal-hal lain yang kita sukai pada diri mereka*. Hm…Jika saja para artis bisa melakukan ini, mungkin banyak kasus gugatan cerai dibatalkan dan anak-anak mereka pun tak harus menjadi korban dari sikap mereka yang mungkin arogan.
Roda kehidupan terus berputar beriringan dengan waktu yang terus membuat usia kita semakin tua. Menikah seringkali menjadi fase besar dan sakral untuk kita lalui. Fase perubahan status dari haram menjadi halal akan sebuah hubungan dengan lawan jenis. Fase perubahan tanggungjawab menjadi lebih besar. Bukan sekedar untuk meneruskan keturunan, tetapi juga untuk mewariskan nilai-nilai yang mulia dari generasi ke generasi berikutnya sehingga ada ketersambungan. Maka menjaga dan memelihara perasaan pasangan adalah kepastian untuk memunculkan keutuhan dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Jadi kapan kamu akan siap menikah ? “Jika sudah layak Bud!” kata Ipin. Masih lama dong, Kalau aku…kapan ya? He he he tunggu saja undangannya.^.^
Tulisan ini adalah kelanjutan dari Rembulan di Langit Hati.
Judul terinspirasi dari lagu “Begitu Indah” Padi
Ket : * = dikutip dari majalah tarbawi edisi 202 Th. 10




Aku doakan agar hubungan mereka bisa sakinah,,mawaddah wa rohmah..amiin!! salam buat mereka yaa,,salam kenal hehehe
Aku sarankan agar mereka tidak selingkuh karena hati itu hanya ’satu’ jadi pujaan hati juga satu kalo ada yang lain itu hanya ‘nafsu’ (menurut aku)..tolong bilangin sama mereka yaak
Wew..
Nunggu undangan neh..
Hehehe..
Met knal ya mas..
daku kangen dengan jogja … hmmm … kapan bisa ke sana lagi …
hanif : He he he pernah di Jogja ya?
Kucing kurus main di papan, di tanya terus kawinnya kapan
kekekekkeke……
Bro, sekilas di lihat, lw kalo nulis, merasa seakan melayang layang, imajinasinya jauh disamping bintang2, serasa di depan lagi di senyumin sang pujaan hati, jadi nulisnya penuh perasaan. Sampe cerita biasa pun di kasih aroma puitis yang sebenarnya bukan kata2 puitis, tapi penjiwaan dalam berceritanya yang puitis. Apakah itu lebay??sok mellow??? kayak cewek??nggak juga….itu merupakan bagian jiwa, peresapan makna hidup yang berat bla bla bla….
*gw yang sinting ngomong apaan yak* he2….
semoga cepat menikah sahabat!!!salam hangat…
hanif : Kata-kata itu terasa dibisikkan Zul, dan tanpa sadar emang terkesan mellow sih kalau kubaca sampai 2 kali hi hi hi mungkin karena aku suka warna violet sehingga bisa dibilang aku orang yang romantis…hallah…. Beruntunglah nanti orang yang mendapatkanku. He he he narsis mode ON.
Hiyap. Kami tunggu undangannya ^^ *bakalan bingung lagi, bisa gak ya hadir kondangan pernikahan teman blogger yang di luar kota*
Semoga pernikahannya sakinah, mawaddah, wa rahmah
Yang terkadang mencuat adalah kekhilafan kita manusia biasa dalam menilai sebuah kesalahan. Terkadang kita melihat ‘BESAR’ sebuah kesalahan dalam diri pasangan dan ‘mengecilkan’ segala kebaikan yang telah diperbuatnya. Hal-hal seperti itulah yang disebut meniadakan ribuan kebaikan hanya karena mencuatnya satu keburukan padahal jika saja seandainya memahami dengan hati yang lebih luas, satu keburukan itu tentu tak akan meracuni seribu kebaikan yang pernah diperbuat.
Hehehe.. cepetan dunk
Salam Sayang
hehehehe…kyaknya aku tau siapa tersangkanya…doakan yach..
YAh…sepertinya disini ada orang yang lagi kasmaran..
maksudnya ..kasihan..karena…masih..melamar….angan2…
Ocre..bro..moga hidupmu indah….
Emang siapa yang kau ceritakan itu…Pastinya bukan Aqu kan…
Tapi waktu itu aku kan sms mirip…sperti itu…” “Bro? ente di kosan ga? Ayo kita rihlah….
teringat akan indah-nya…hari………..
Kau masih ingat pesanku kan bud? Saat kau menikah kelak, jangan sampai keluarga yang kau bentuk tersebut menjadi beban negara. Itulah contoh konkret yang bisa kita lakukan untuk berbakti kepada masyarakat, bangsa dan negara ini.
Ingatlah kawan, euforia menikah itu memang indah.
lsfsmh lryols dr,is vomys yr;sj ,rmr,ilsm ,istsmus. ,sls jsmus slsm sfs s;;sj dsks usmh ,rmksfo ,istsmus. dr;s;i dr[rtyo oyi nsjlsm. ,imlhom/ dr,phs smyi, kihs drhrts ,rmks[sylsm [rmur,[itmssm oyi/// s,om/
amin.
he he he… salah papan tuts tadi.. terlanjur geser ke kanan satu huruf.. afwan… semoga segera menyusul… wkk
sobat
hahaa
selfish
ya semua orang menyukai romantisme kehidupan semoga kebahagiaan milik mereka berdua dunia dan akhirat dan juga kamu Bud
Ya..saya akan menunggu undangan resepsi dari Budi jika saatnya sudah sampai. Jangan tunggu lama-lama. Nanti diambil orang. Yang baik harus disegerakan. Tapi pastikan ekonominya mantap dan stabil dulu. Hmm..hmm…waduuh…indahnya saat bercinta…cepat-cepat dong. Masa hidup ini makin berbaki.
Sorry Bud, lama tak kutinggalkan jejak di blogmu….
coz keasyiken nulis blog dr pd kasih coment.. he he he..
titipkan saja doaku untuk sahabatmu itu ya….
بارك الله لك و بارك علٻك وجمع بينكما في خير
Syukron.
hanif : Doa yang paling berkah akh.
Hai kawan..
Tiada hal terindah dalam hati kita selain melihat sahabat kita bahagia
saya doakan, semoga kamu juga akan merasakan kebahagiaan itu
oke, aku tunggu undangannya
hanif : Terima kasih atas doanya.
Ketika dingin pagi Jogja belum sirna
emang jogja pernah dingin yah????
Dikira cuma bandung doang yg dingin :
Foto nya keren tuh, nge-jepret sendiri mas??
hanif : Fotonya sebagian nyari di Google, banyak kok.
Ceritanya menarik, menyejukkan.
Salam kenal!
hanif : Orang Kebumen juga ya?
Maas aku lagi bagi–bagi award niih,,dilihat dan dipajang yaa hehehe
Oia gimana dengan cewek yang namanya reni itu apa aku sudah dibicarakan sama dia hehee,,salam buat dia yaa *kabuuur*
hanif : Langsung salam ke reni saja sana.
hanif :
selamat buat sahabatnya ya mas…..
eh trus kamu kapan???? heheheh…..
hanif : Tenang, masih ada waktu kok. Perbaiki diri dulu he he he
huahahaha, ada yang ngaku romantis ternyata disini
hanif : Romantis? Betulkah? (pura-pura g nyadar)
JANGAN PAKE LAMAAAAAAAAAAAA
SALAM SAYANG
hanif : Tergantung nasib sama usaha.
semoga mas hanif juga segera menjadikan orang asing itu sebagai bagian keluarga besar..
menjadi pelengkap separoh Dien.. separoh jiwa, Amin
**hehhe sok tau niyh**
salam kenal..
hanif : Amiin.
siiip
hanif : Peace!
Bud…? Gimana udah selesai berkunjung ke acara Walimahanya….
Ada kesan apa disna?…semakin memantapkan Giliranmu kah?
hanif : Ya, hanya saja waktunya belum tepat.
selamat sore
hanif : Pas mbalas siang nih.
apdeeeeetttttttttt
Salam Sayang
hanif : Ok!
Jadi kapan nikahnya.. ?? Hehehe..
hanif : Belum ada yang mau sama aku mas, he he he.
SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG
APDEEEEEEETTTTTTTTTTT
OOO.. LAGI SIBUK PESTA PERNIKAHAN YAAAA
hanif : Habis cidera tangan Mas.
Wah, kakak dah pengen nikah rupanya, so.., kapan nikahnya?
hanif : Sudah umur sih, mungkin 2011. Kalau ada yang mau…he he he.
Selamet buat temen nya deh, gw kapan ya ngirim sms kya gitu ke temen2 gw hmm…
foto nya cakep bangetz…
hanif : Makasih sudah berkunjung, fotonya dapat di google kok, cari aja yang bagus-bagu.
mas, jdi temenny itu melamar gadis itu kah?
hahay, tiba2 saya jdi gag mudeng.
ups…koq ada yg nyebut nama saya ya.
secara, ‘reni’ itu penggalan nama saya.
hanif : Itu nama teman SMAku.
subhanallah tulisannya Indah. Ditunggu undangannya ya mas.
Tetep semangadh!
hanif : Yup!
subhanallah tulisannya Indah. Ditunggu undangannya ya mas.
Tetep semangadh! saya simpan di blogroll saya yaa mas.!
hanif : Aduuh aku jadi melayang dapat pujian seperti itu.
Terima kasih telah sudi menyimpan sampai di blogrollmu.