Mungkin…akan lama tak ada bahasa apalagi tegur sapa antara kita. Kini aku hanya bertemu denganmu lewat mimpi. Hanya lewat mimpi. Aku juga enggan menemuimu karena ku takut kedatanganku akan mengganggumu. Apalagi sekarang sepertinya engkau sedang senang-senangnya berpetualang. Terus menggenapi lubang jati dirimu agar tak usang oleh waktu. Ku rasa itu lebih baik bagimu. Daripada engkau [...]
Arsip untuk Juli, 2009
IBSN : Kemenangan Terbesar
Diposkan dalam capung pada Juli 30, 2009 | 22 Komentar »
Merasa Tidak Memiliki?
Diposkan dalam kata hati pada Juli 26, 2009 | 22 Komentar »
Malam dini hari itu semua keluargaku menangis kecuali Bapak. Simbok dan kakak iparku yang sedang mengandung 6 bulan meraung lebih keras dari yang lain. Aku yang masih duduk kelas 3 SD waktu itu, bingung apa yang sedang terjadi. Namun, sesuatu yang salah jelas telah terjadi dalam keluarga kami. Akhirnya aku terduduk di kursi merah kecil [...]
Terasing dalam Cangkang
Diposkan dalam kata hati pada Juli 19, 2009 | 19 Komentar »
Akan selalu ada secangkir kopi untuk mengawali hari. Lalu kembalilah kubiarkan melegam kulitku ketika keluar karena bersahabat dengan terik matahari. Terus mencoba melayangkan sebuah senyuman meski terkadang kaki terasa berat kulangkahkan. Meraih getaran-getaran yang kian hilang. Getaran hangat yang kurindukan. Bersamaan dengan itu, nafas terus saja memburu saat kakiku mulai berpacu. Sesekali kuseka keringat di [...]
Begitu Indah
Diposkan dalam kata hati pada Juli 5, 2009 | 35 Komentar »
Ketika dingin pagi Jogja belum sirna. Ketika aku sedang bingung akankah aku menghadiri undangan Rapat Kerja di sebuah lembaga, juga ketika proposal takjilan ramadhan belum juga ku buat, sms itu datang mengejutkanku. “Bro? ente di rumah ga? Hari ini aku lamaran..mohon doanya y..”. Heh??? …Wouw! Dahsyat! Keren!, itu ekspresi keterjutan dan kegembiraanku menyambut kabar gembira [...]
Home
Diposkan dalam kata hati pada Juli 2, 2009 | 15 Komentar »
Re…*
Hari ini aku pulang dan pagi ini aku berjumpa kembali denganmu. Kulihat, sepertinya matahari seakan terbit dari tenggara lagi ya?:D Seperti dulu. Ia masih juga dengan setianya menyapu bersih dinginnya pagi dengan hangat sinarnya. Hmm…Masih juga ada kicauan burung gereja menyela disetiap pembicaraan kita. Mengalihkan pandangan kita sejenak kepada hijaunya hamparan sawah yang membentang [...]



